Jumat, 08 Januari 2016

LAPORAN KEUANGAN NERACA KOPERASI TAHUN 2013 – 2014

            Pada Laporan Keuangan Neraca Koperasi ini saya melakukan perbandingan pada laporan keuangan neraca koperasi pada Koperasi PB yang dibuat pada periode 2013 dan 2014.
AKTIVA
PASSIVA
Asset Lancar
PER 31 DES 2013
PER 31 DES 2014
Kewajiban Lancar
PER 31 DES 2013
PER 31 DES 2014
Kas
45.744
511.608
Hutang bank
11.235.240
7.719.984
Bank
21.595.464
15.695.640
Hutang pajak
1.172.640
69.216
Piutang usaha
173.479.704
214.951.368
simpanan
143.847.120
177.238.728
Cadangan kerugian piutang
(1.211.736)
(1.499.736)
Biaya yang masih harus dibayar
9.857.112
10.867.968
Beban dibayar dimuka
257.736
709.968
Kewajiban titipan
1.888.320
1.938.672
Pajak dibayar dimuka


Dana dari pembagian SHU
1.889.712
2.435.520
Jumlah Asset Lancar
194.166.912
230.418.848
Jumlah Kewajiban Lancar
169.890.144
200.270.088
ASSET TETAP


EKUITAS


Inventaris
1.040.952
1.230.552
modal
13.525.416
13.525.416
Akum.peny inventaris
(276.912)
(556.944)
Cadangan modal
8.639.976
8.693.976
Nilai buku asset tetap
764.040
637.608
SHU Tahun berjalan
9.776.040
9.776.040



Jumlah ekuitas
31.995.432
26.236.680
TOTAL AKTIVA
194.930.952
231.056.456
TOTAL PASSIVA
201.885.576
226.506.768

Dapat di lihat selisih dan presentase perkembangan pada tahun 2013 dan 2014.

Keterangan
2013
2014
Selisih
%
Aset
194.930.952
231.056.456
36.125.504
15.63%
Piutang
173.497.704
214.951.368
41.453.664
19.28%
Hutang
11.235.240
7.719.984
3.515.256
45.53%
Simpanan
143.847.120
177.238.728
33.391.608
18.83%
SHU
303.072.428
422.056.508
118.984.080
28.19%

Ket      :
1.      Untuk perhitungan selisih dapat dihitung dengan cara dikurangi jumlah tahun 2013 dan jumlah tahun 2014.
2.      Untuk perhitungan presentase dapat dihitung dengan cara hasil dari selisih dibagi jumlah dari tahun 2014 dikali 100%.

Dari data diatas dapat dianalisis bahwa :
·         Di tahun 2014 pada Asset atau harta meningkat sekitar 15.63% sehingga modal pada koperasi tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp.36.125.504
·         Lalu pada akun piutangnya mengalami peningkatan sekitar 19.28% sehingga perusahan mempunyai pendapatan yang masih belum diterima sebesar Rp.41.453.664.
·         Dan pada akun Hutang dikoperasi tersebut mengalami pengurangan hutang dibandingkan pada tahun 2013 , ditahun 2014 hutang nya mengalami penurunan sekitar 45.53% yaitu sebesar (Rp.3.515.256).
·         Dapat dilihat pada simpanan koperasi tersebut mengalami peningkatan yang cukup lumayan sekitar 18.83% semakin bertambahnya suatu pendapatan maka semakin bertambahnya juga suatu simpanan namun dalam suatu proses usaha pasti ada biaya biaya yang dikeluarkan.
·         Untuk SHU pada koperasi ini dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan yang lumayan besar dan SHU koperasi tersebut sekitar 28.19%, dan SHU yang dimiliki koperasi tersebut cukup baik sehingga apabila SHU tersebut ada diposisi yang cukup dapat mensejahterakan anggotanya.

Sumber            :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar